oleh

SMP Nasional Denpasar Bali Gelar Lomba Bulan Bahasa Bali Tahun 2021 Secara Virtual

DENPASAR | Letternews.net — Sekolah Menengah Pertama (SMP) Nasional Denpasar menggelar Lomba Bulan Bahasa Bali Tahun 2021. Lomba yang diadakan secara virtual itu melibatkan siswa Sekolah Dasar (SD) se-Kota Denpasar. 

Kepala SMP Nasional Denpasar Ni Putu Supadmi.

Kepala SMP Nasional Denpasar, Ni Putu Supadmi menjelaskan, kegiatan ini sebagai komitmen dukungan terhadap Peraturan Gubernur Bali Nomor 80 Tahun 2018. Regulasi itu mengatur tentang Perlindungan dan Penggunaan Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali serta Penyelenggaraan Bulan Bahasa Bali. 

“Dimana SMP selalu mematuhi aturan dari Bapak Gubernur dan menetapkan pelaksanaan Bulan Bahasa, Aksara lan Sastra Bali itu di bulan Februari ini. Dalam menyambut Bulan Bahasa Bali ini, kami dari SMP Nasional selalu melaksanakan lomba yang pesertanya itu adalah siswa SD se-Kota Denpasar,” ungkapnya kepada wartawan di SMP Nasional Denpasar, Jumat (5/2/2021). 

“Lomba-lomba untuk tahun ini karena masa pandemi Covid-19, kami laksanakan secara daring (dalam jaringan) atau virtual, hanya tiga lomba saja yang kami bisa laksanakan untuk tahun ini, yaitu lomba Tari Condong, lomba Mesatua Bali, dan lomba Puisi Bali,” imbuhnya. 

Supadmi menjabarkan, dalam Lomba Bulan Bahasa Bali Tahun 2021 ini pihaknya menggandeng Universitas Mahadewa Indonesia untuk proses penjurian. 

“Jadinya penilaian itu sudah ditetapkan oleh juri-juri yang sudah juri-juri yang sudah profesional,” ujarnya. 

Lomba yang diadakan menurutnya bertujuan untuk meningkatkan kompetensi peserta didik tingkat Sekolah Dasar dalam penguasaan Budaya, Bahasa, dan Aksara Bali. Harapannya peningkatan tersebut berimplikasi terhadap upaya pelestarian Budaya, Bahasa, dan Aksara Bali. 

“Mudah-mudahan apa yang kami laksanakan di tahun ini, bisa terus kami laksanakan di tahun-tahun mendatang,” ucapnya. 

Supadmi lebih lanjut menjelaskan, Bulan Bahasa Bali Tahun 2021 diikuti 18 peserta di kategori Tari Condong, Mesatua Bali melibatkan 14 peserta, dan 13 peserta untuk Puisi Bali. SD Saraswati 3 Denpasar keluar sebagai juara umum untuk tiga kategori tersebut

“SD Saraswati 3 Denpasar itu selain mendapatkan piala tetap, juga mendapatkan piala bergilir. Untuk tahun ini berarti dia sudah dua kali menerima piala bergilir,” kata Supadmi.

Disinggung animo peserta, Kepala SMP Nasional Denpasar mengakui adanya penurunan kuantitas. Kondisi itu tidak lepas dari keterbatasan yang terjadi akibat pandemi Covid-19. Namun ia memastikan, penurunan yang terjadi tidak signifikan. 

“Karena untuk pesertanya itu, karena virtual, itu yang mengakibatkan dia mungkin banyak kendalanya. Mungkin dari segi jaringan, dan lain-lainnya. Namanya SD, mungkin disitu kendalanya mereka. Namun untuk penurunannya tidak signifikan. Tapi antusiasme dari peserta itu luar biasa. Hanya kendalanya disitu kalau yang kami amati,” pungkasnya. (rl)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *