oleh

Pandemi COVID-19, BPJAMSOSTEK Terapkan Layanan Lapak Asik Onsite Untuk Permudah Peserta Klaim

DENPASAR | Letternews.net — Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Wilayah Bali, Nusa Tenggara, dan Papua (Banuspa) mulai menerapkan layanan Lapak Asik Onsite. Rabu, 18 Nopember 2020.

Lapak Asik Onsite BPJamsostek merupakan inovasi berbasis digital, dimana sistem pelayanan ini bertujuan untuk memberikan kemudahan terhadap peserta secara onsite.

Metode pelayanan ini merupakan bentuk dukungan BPJAMSOSTEK terhadap pemerintah dalam pencegahan penyebaran virus Covid-19, karena dalam pelayanan ini peserta bisa antri dengan jarak lebih jauh tapi tetap berada di lingkup kantor BPJAMSOSTEK.

Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Bali, Nusa Tenggara, dan Papua (Banuspa) Deny Yusyulian menjelaskan, memasuki Tatanan Kehidupan Baru, pihaknya berkomitmen meningkatkan layanan kepada seluruh masyarakat, khususnya para tenaga kerja.

Peningkatan layanan kata Deny dikolaborasikan dengan upaya memutus rantai penyebaran virus corona. Hal itu diwujudkan melalui layanan klaim tanpa kontak fisik (Lapak Asik).

Peserta BPJAMSOSTEK saat wawancara

“Adapun pelayanan klaim yang dilakukan oleh seluruh peserta, ketika ingin mendapatkan layanan informasi atau layanan klaim, mereka bisa langsung datang ke kantor BPJAMSOSTEK, dan dilayani melalui sebuah sistem yang kami sebut sebagai one to many, yaitu satu orang melayani banyak peserta, dan itu kami hindari betul terkait dengan kontak fisik,” ucapnya.

“Kami juga melalui kanal yaitu layanan klaim elektronik dengan mengakses di website kita. Para peserta yang ingin mengajukan klaim tinggal mengunjungi website kita untuk mendapatkan informasi, mensubmit dokumen, dan tim kami akan melakukan wawancara terkait dengan hak pekerja untuk mendapatkan jaminan hari tua (JHT),” imbuhnya.

Deny lebih lanjut menjelaskan, BPJAMSOSTEK juga memiliki layanan berupa klaim kolektif. Skema berlaku bagi peserta BPJAMSOSTEK yang perusahaannya kolaps akibat pandemi COVID-19.

“Layanan ini dilakukan perusahaan bersangkutan yang diwakili HRD Manager. HRD Manager tinggal menghubungi kami (kantor cabang BPJAMSOSTEK) untuk mendapatkan klaim secara kolektif,” kata Deny Yusyulian.

Direktur Pelayanan BPJAMSOSTEK, Krishna Syarif memastikan, selama pandemi COVID-19 pihaknya memiliki komitmen dalam memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat, dan pekerja. Pelayanan itu mencakup informasi, maupun proses klaim yang dibutuhkan pekerja.

“Karena selama masa pandemi ini kita tetap memberlakukan protokol kesehatan sesuai ketentuan di wilayah masing-masing. Jadi kami mohon maaf bilamana ada masyarakat ataupun peserta yang hadir, yang mungkin merasa tidak nyaman dengan adanya protokol kesehatan. Jadi kita tetap memberlakukan disiplin, dalam rangka meluasnya pandemi,” katanya kepada wartawan di Kantor BPJAMSOSTEK Cabang Bali Denpasar.

BPJAMSOSTEK selama masa pandemi COVID-19, mengejawantahkan layanan optimal melalui protokol Lapak Asik (Pelayanan Tanpa Kontak Fisik). Lapak Asik dilaksanakan dalam dua metode, yaitu onsite dan online.

“Tujuan Lapak Asik ini bagus sekali, supaya kita bisa memberikan kemudahan. Peserta tidak perlu hadir ke kantor cabang. Kita menyediakan layanan juga melalui video call dan sebagainya. Kita juga melakukan simplifikasi (penyederhanaan) proses bisnis kepada mereka yang datang ke kantor cabang, supaya mereka juga bisa terlayani dengan baik,” ujarnya.

“Intinya, kami total memberikan layanan kepada peserta selama masa pandemi COVID-19. Kami juga menyiapkan semua kanal layanan digital ataupun di kantor cabang. Tetapi kami mengimbau kepada pekerja, peserta, dan masyarakat, supaya lebih memanfaatkan fasilitas kanal layanan digital kami di 175. Supaya tidak perlu datang jauh-jauh,” sambungnya.

Direktur Pelayanan BPJAMSOSTEK, Krishna Syarif dan Deputi Direktur Bidang Pelayanan dan Pengembangan Kanal, Isnavodiar Jatmiko

Sedangkan Deputi Direktur Bidang Pelayanan dan Pengembangan Kanal, Isnavodiar Jatmiko pada kesempatan yang sama menjabarkan, banyak kemudahan bagi masyarakat yang memanfaatkan LAPAK ASIK.

“Pertama kalau kita masuk ke digital, diawal kemarin kita mengisi form, bawa dokumen. Sekarang form-form itu sudah tidak diisi lagi kan. Lalu juga rekening bank, juga sudah tidak perlu diupload lagi, karena kita sudah terintegrasi sama perbankan. Terus kemudahan paklaring, dulu harus ada tandatangan basah, sekarang sudah bisa dibikin elektronik, jadi semua orang bisa lebih mudah,” urainya.

“Tetapi yang paling penting sebenarnya dibulan Desember ini kita berencana bukan hanya program JHT (Jaminan Hari Tua), tetapi Jaminan Pensiun (JP) dan Jaminan Kematian (JKM), kita juga rencananya akan digitalisasi. Jadi semakin banyak orang untuk akses kita itu lebih mudah,” lanjutnya. (rd)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *