oleh

Jaya Negara Sarankan PROKES Dilakukan Secara Ketat Dalam Pencoblosan

DENPASAR | Letternews.net — Untuk mencegah terjadinya klaster tempat pemungutan suara (TPS) dalam Pilwali yang direncanakan berlangsung pada 9 Desember 2020 mendatang, Calon Walikota Denpasar, Jaya Negara menyarankan agar protokol kesehatan (prokes) dilakukan secara ketat dalam proses pencoblosan.

Menurut dia, selain dijaga petugas prokes yang akan pengukuran suhu tubuh, mengatur jarak sosial di TPS, memakai masker, juga harus disediakan tempat cuci tangan.

“Jadi pemilih harus melakukan cuci tangan sebelum masuk ke bilik suara. Dan setelah mereka keluar, juga harus kembali lagi cuci tangan sehingga saat pulang sudah bersih. Paku yang dipakai untuk nyoblos itu kan berpotensi,” ujar pria yang akrab disapa Gung Jaya ini, Kamis (8/10/2020).

Sementara terkait perkembangan Covid-19, Jaya Negara mengatakan bahwa jalan satu-satunya untuk menekan angka pertambahan kasus Covid-19 di Bali, khususnya di Kota Denpasar saat ini, adalah disiplin menjalankan protokol kesehatan (prokes).

“Disiplin menjalakan prokes satu-satunya cara untuk menekan angka penyebaran. Jadi penyebaran itu yang harus kita potong terlebih dahulu,” jelas Jaya Negara.

Selain itu, lanjut dia, adalah meningkatkan penanganan di bidang kesehatan. Seperti menyediakan kapasitas rumah sakit hingga hotel sebagai tempat karantina.

“Jadi isolasi harus dilakukan di hotel, tidak di rumah. Karena, jika dilakukan di rumah maka akan memicu klaster baru,” imbuhnya.

Jaya Negara juga mengungkapkan, pihaknya tengal berjuang untuk membangun fasilitas swab di RS Wanggaya. Namun, kata dia, masih menunggu alatnya datang karena dipesan di luar negeri.

“Jadi kalau itu datang, maka akan mempersingkat proses penanganannya. Jika sudah positif langsung dikarantina, sedangkan jika negatif maka diperbolehkan pulang,” jelasnya.

Tambah dia, tracking pun harus seseraga mungkin dilakukan jika sudah mengetahui terjadi pasien terkonfirmasi positif. “Inilah yang harus dilakukan untuk memutus penyebaran Covid-19,” pungkasnya. (alt/PM)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *