oleh

Sosok Jaya Negara di Mata Ketut Sudana

DENPASAR | Letternews.net — Pasangan calon I Gusti Ngurah Jaya Negara,SE. Dan I Kadek Agus Arya Wibawa, SE., MM. (Jaya-Wibawa) yang mendapat nomor urut 1 (satu). merupakan seorang figur teladan yang berpengalaman dalam urusan birokrasi namun performance-nya sangat sederhana dan ‘low profile’. Hal tersebut dikemukakan oleh Ketut Sudana, MPd., Anggota DPRD Kota Denpasar, Minggu (4/10/2020).

“Denpasar sebagai ibukota Bali, selain memerlukan pemimpin yang cerdas, kreatif juga memiliki wawasan budaya yang mumpuni agar bisa memajukan kota ini,” terang Ketut Sudana.

Dirinya menilai, sosok Jaya Negara adalah seorang politisi asal Kelurahan Penatih yang kini menjabat Sekretaris DPD PDIP Bali tersebut memiliki segudang visi dan misi yang baik serta rekam jejak yang sudah terpercaya karena sudah dua setengah periode menjabat Wakil Walikota Denpasar mendampingi IB Rai Dharmawijaya Mantra (2008-2010, 2010-2015, 2016-2021).

“Saya melihat sosok Jaya Negara sangat cocok, sudah berpengalaman sebagai Wakil Walikota juga low profile, maka tidak salah jika Gerindra menjadi salah satu partai yang mendukungnya,” ujar Ketut Sudana.

“Pak Jaya Negara itu low profil, dan spiritualnya tinggi. Jadi pas memimpin Denpasar yang penduduknya heterogen,” ujar politisi Partai Gerindra ini saat ditemui di tempat budidaya ukan lele miliknya di Banjar Kedua, Desa Peguyangan Kangin, Denpasar Utara.

Menurutnya, sosok Jaya Negara juga sangat merakyat. Hal itu bisa dilihat saat Jaya Negara menjadi wakil walikota mendampingi IB Rai Dharmawijaya Mantra.

Jaya Negara juga rajin turun ke tengah-tengah masyarakat. Bahkan, ngayah menarikan tari wali. Sehingga disukai masyarakat. “Saya sebagai wakil rakyat dan juga masyarakat tentu sangat mendukung,” tegasnya.

Pihaknya pun berharap, jika sudah memimpin Kota Denpasar, Jaya Negara mampu mewujudkan visi misinya menjadi Kota Denpasar Maju yang diidam-idamkan warga.
(hd)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *