oleh

Kasus LPD Kekeran Setelah Ekspos Rendak Segera Lanjut ke Tahap P21

BADUNG | Letternews.net — Setelah sempat diberitakan jalan di tempat dalam menangani kasus dugaan korupsi di Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Kekeran di Desa Angantaka, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung yang sudah menetapkan 3 orang tersangka, Kejaksaan Negeri (Kejari) Badung langsung tancap gas. 

Kasi Intel Kejari Badung, I Made Gde Bamaxs Wira Wibowo yang dihubungi melalui telepon, Sabtu, (3/10/2020) mengatakan, dalam waktu beberapa hari ke depan, pihaknya akan menggelar ekspos atau gelar perkara rencana dakwaan (rendak). 

“Setelah ekspos rendak, akan dilanjutkan ke tahap P21,” jelas pejabat yang akrab disapa Bamaxs ini.

Lalu bagaimana dengan kasus dugaan penyelewengan anggaran pengadaan seragam pada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) Kabupaten Bandung yang menurut informasi ada beberapa pejabat Disdikpora Badung sudah dimintai keterangan? 

Terkait ini baik Bamaxs maupun Kasi Pidsus Riki Saputra tak berani banyak bicara. Namun keduanya mengakui bahwa memang benar sudah ada pejabat Disdikpora Badung yang dimintai keterangan. 

Tapi apa hasil dari pemeriksaan itu, kedua pejabat ini kompak tidak mau menjawab dengan alasan sudah masuk ke ranah penyelidikan

Tak hanya itu, ditanya soal apakah dalam perkara ini sudah ditemukan adanya perbuatan melawan hukum (PMH) ? juga tidak mau menjawab. 

“Yang jelas kasus ini masih tahap penyelidikan, jadi tidak bisa kita buka,” kata Riki Saputra saat dikonfirmasi beberapa pekan lalu.

Jika ini benar adanya, maka penanganan kasus ini bisa dikatakan diduga tidak jalan atau terkesan sengaja tidak dijalankan. Pasalnya, dari sejak Waher Tarihoran masih menjabat Kasi Intel hingga digantikan oleh Bamaxs, belum juga ada perkembangan yang berarti. (el/mcw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *