oleh

KM Dharma Rucitra III Ternyata Angkut Puluhan Tabung Gas Elpiji Ilegal

KARANGASEM | Letternews.net — KM Dharma Rucitra III yang diduga mengalami kebocoran pada bagian lambung hingga mengakibatkan kapal dalam posisi miring ketika tiba di Pelabuhan Padangbai Jumat 12/6/2020 lalu ternyata mengangkut 272 Tabung Kosong Gas Elpiji.

Listiono Dwi Tutuko selaku Manager cabang PT. Dharma lautan Utama Lembar. Mengakui adanya puluhan tabung gas elpiji yang di bawa oleh KM Dharma Rucitra III dari Pelabuhan Lembar, Lombok, tabung kosong gas elipiji di ketahui ketika, tabung mengambang di perairan dan pihaknya tak tau ada gas elipiji di atas kapal KM Dharma Rucitra III.  Jelasnya saat di temui pada Senin, 22 Juni 2020.

Tentu itu melanggar Peraturan menteri perhubungan republik Indonesia nomor pm 60 tahun 2019 Tentang Penyelenggaraan angkutan barang. Pasal  10 Barang Berbahaya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9huruf a paling sedikit berupa barang yang mudah meledak, Undang-undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2008 Tentang Pelayaran dan Konvensi Internasional Untuk Keselamatan Penumpang di Laut (SOLAS) amandemen tahun 1974.

Gas Elpiji tersebut sudah di evakusi pada Mingggu, 21 Juni 2020 pukul 09:00 wita sesuai perintah Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Padangbai, Ni Luh Putu Eka Suyasmin supaya tidak mengganggu lajur dan saat ini barang bukti diletakkan di lahan kosong di daerah padang bai sesuai perintah

Koordinator Pelayanan Balai Pengelola Transportasi Darat ( BPTD) Wilayah Bali-NTB, I Nyoman Agus Sugiarta saat dikomfirmasi malah tidak tahu menahu ada tabung gas elpiji di dalam kapal KM Dharma Rucitra III.

Mengenai manifest, Agus menjelaskan laporan dari pengurus kapal tidak pernah jelas. Dalam laporannya mereka hanya menuliskan barang campuran, tanpa mendetail jenis dan jumlahnya.

KM Dharma Rucitra III diketahui mengangkut 9 tronton, 9 truk besar, 3 unit truk sedang, 1 unit kendaraan kecil, 2 truk mini dan 9 unit roda dua dan mengangkut 66 orang, yang terdiri dari 43 orang penumpang, 5 orang pedagang di kapal dan 17 ABK. Jelasnya.

Sedangkan Kapolsek Kawasan Pelabuhan Padangbai Kompol I Wayan Subrata memang mengetahui adanya tabung gas elipij yang ada di KM Dharma Rucitra III dan kami pun memantau perkembangan dan sudah memasang garis polisi atau police line di sekitar dermaga untuk menghalau masuknya warga dan mendekati lokasi.

Saat mengevakuasi tabung kami juga memantau dan masih menunggu pengembangan penyelidikan lebih lanjut terkait laka KM Dharma Rucitra III papar Wayan Subrata

Terkait kepemilikan tabung kosong gas elpiji, Wayan Subrata menegaskan pihaknya akan meminta seluruh keterangan pihak terkait.  

Sampai saat ini belum diketahui pemilik tabung kosong gas elpiji yang berada di KM Dharma Rucitra III dan pihak Manajer ASDP Padang Bai Zainal Abidin belum bisa dihubungi. (rd)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *