oleh

SMP Nasional Tengok Siswa Terdampak COVID-19

DENPASAR | Letternews.net — Sekolah Menengah Pertama (SMP) Nasional Denpasar melakukan aksi tengok siswa yang orang tuanya terdampak COVID-19, Senin (15/6/2020).

Kepala SMP Nasional Denpasar, Ni Putu Supadmi menjelaskan, “Berbagi Sesama” merupakan program sosial yang ditujukan bagi siswa terdampak COVID-19. Siswa yang disentuh pada program ini adalah yang berasal dari keluarga tidak mampu.

“Kami berikan sekedar sembako untuk mereka, agar dapat sebagai penyambung dari ekonominya, terutama dari bahan-bahan pokok makanan. Supaya dia bisa melanjutkan, bisa melangsungkan kehidupannya mereka,” katanya kepada wartawan di SMP Nasional Denpasar, Selasa (16/6/2020).

“Walaupun itu sedikit. Bagi kami, itu merupakan suatu anugerah yang bisa diberikan oleh SMP Nasional Denpasar terhadap warganya, khususnya anak-anak kami yang terdampak, orang tuanya terdampak dari pandemi ini,” lanjutnya.

Supadmi menyampaikan, bantuan itu langsung diserahkan kerumah masing-masing siswa. Tidak sekadar penyerahan bantuan, pihaknya juga ingin bersilaturahmi dengan keluarga siswa SMP Nasional Denpasar.

“Kami memberikan ke 15 orang siswa, dengan kategori yang memang betul-betul membutuhkan,” ujarnya.

Selain “Berbagi Sesama”, SMP Nasional Denpasar kata Supadmi juga memiliki program lain untuk meringankan beban orang tua siswa selama pandemi COVID-19. Program yang telah dijalankan seperti pemotongan uang SPP sebesar Rp.30.000 kepada seluruh siswa. Pemotongan sejak bulan April hingga Juni 2020 itu diharapkan mampu meringankan beban kuota internet para peserta didik.

“Mudah-mudahan pandemi ini cepat berlalu, sehingga mereka, anak-anak semua bisa menjalani pembelajaran secara normal. Untuk calon siswa baru juga sudah diberikan keringanan berupa 25% pemotongan dari uang gedung,” ucapnya.

“Kami juga memberikan potongan 25% untuk uang perpustakaan maupun uang laboratorium, termasuk OSIS, dan pemotongan SPP diawal yaitu dibulan Juli 2020 sebesar Rp30.000. Kami juga memberikan keringanan bagi mereka untuk membayar dengan cara diangsur. Tujuannya agar mereka bisa mengikuti pembelajaran di SMP Nasional Denpasar dengan baik,” pungkas Kepala SMP Nasional Denpasar, Ni Putu Supadmi. (rd)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *