oleh

Griya Batur Sanur Pulihkan Nama Baik Lakukan Berbagai Kegiatan Pencegahan Virus Covid 19 dan Demam Berdarah

DENPASAR | Letternews.net — Untuk memulihkan nama baik Griya Batur Sanur Terkait pemberitaan di media yang tidak benar disangkakan sebagai Orang Tanpa Gejala (OTG) Covid 19 Kota Denpasar di wilayah Desa  Sanur Kauh yang lalu viral diberitakan di berbagai media 4 OTG Asal Sanur Kauh Dijemput  Paksa Untuk Diisolasi. Griya Batur lakukan  Fooging, Penyemprotan Disinfektan dan serahkan Wastafel Portable kepada Desa Adat Intaran Minggu, 7 Juni 2020.

Foto : Foto : Ida Bagus Anom dan Dra. Ida Ayu Mayuni selaku founder Utamaning Yadnya

Ida Bagus Anom selaku founder Utamaning Yadnya sekaligus kepala keluarga Griya Batur mengatakan yang berlalu biarlah berlalu kami hanya saja ingin mengklarifikasi apa yang kami alami supaya tidak terjadi dengan sodara-sodara kami, kegiatan aksi sosial Utamaning Yadnya. dengan sebagai bentuk kepedulian kami tentang kesehatan . dengan melakukan semprot disinfektan dan fooging serta  edukasi secara tulisan mengingat masa pandemik, menuju new normal tetap mengindahkan protokol kesehatan yang di tentukan seperti sosial distancing serta physical distancing.

“Kegiatan manusia ini kami lakukan sebagai bentuk kepedulian kami untuk mencegah demam berdarah dan memutus rantai virus covid 19 di wilayah Utamaning Yadnya griya batur dan lingkungan br.pekandelan , desa adat intaran sanur kauh” ungkap Ida Bagus Anom

Ida Bagus Anom menegaskan, merujuk pada himbauan pemerintah provinsi bali , yang meminta kepada seluruh warga masyarakat , tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda , tokoh politik ,dan elemen masyarakat untuk bersatu padu dalam upaya memutus rantai virus covid-19 serta mencegah  berkembang biaknya kasus  Nyamuk Demam Berdarah mengingat musim sudah pancaroba.

Adapun yang kami inginkan agar tetap melakuakan 3M (Menutup, Mengubur, Menguras) Agar jentik nyamuk tidak berkembang biak , melakuakan physical distancing, pakai masker bila keluar rumah , selalu cici tangan selesai aktivitas, pola hidup sehat serta olahraga dan yang penting tidak panik dan stres agar daya tahan tubuh kita tidak melemah menurut Ida Bagus Anom

Sejak himbauan sering saya lihat di media cetak atau sosial  kami dari pihak Utamaning Yadnya  Griya Batur  kurang lebih sudah saya siapkan PHBS (prilaku hidup bersih dan sehat ) mengingat di Griya ini banyak yang bertamu dengan keperluan konsultasi membuat banten serta memesan banten untuk yadnya sehingga sejak awal kami menghimbau kepada tamu untuk cuci tangan , phisikal distancing dengan memberi jarak  tambah Ida Bagus Anom

Disinggung kronologis kejadian Dra. Ida Ayu Mayuni yang akrap disapa Dayu Mayun mengatakan    Sempat di beritakan Utamaning Yadnya Griya Batur diberitakan salah satu dari asisten rumah tangga kami terkena covid , dan sempat kami di rappied test di griya hasil negative namun setelah itu kami tidak diberikan pengarahan kembali tentang edukasi ini.  sampai kami diberitakan membandel di media sosial dan kami juga dijemput untuk melakukan isolasi di rumah singgah. Saya bersama Suami Ida Bagus Anom serta 5 asisten Utamaning Yadnya dengan pengawalan petugas.  Setelah hasil swab asisten rumah tangga kami negative dan kami dinyatakan bebas Covid-19 dan astungkara, semua sehat.

Maka dari itu saya ingin agar masyarakat tau sedikit tidaknya tentang edukasi Prilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) bukan saat masa pandemik ini namun bisa digunakan selamanya, sebab manfaatnya sangat bagus. Mungkin dengan langkah saya melakuan fooging , semprot disinfektan , bagikan hand sanitizer, abate, disinfektan serta flayer flayer kepada masyarkat Desa Intaran , sanur kauh umumnya dan lingkungan masyarakat Banjar Pekandelan pada khususnya Papar Ida Ayu Mayuni

Kegiatan positif itu mendapat apresiasi dari berbagai kalangan yaitu kepala desa sanur kauh , bendesa adat  intaran , kelian adat banjar pekandelan serta masyarakat sekitar.

Wayan Mudana selaku petetengen atau bendahara Desa Adat Intaran, mengungkapkan berterimakasih atas Wastafel Portablenya menghimbau tetap mematuhi aturan Pemerintah  guna memperkecil ruang penyebaran Covid-19

“Mari bersama-sama memutus penyebaran Covid-19 dengan mengikuti arahan pemerintah serta kedepankan protocol kesehatan sebagai antisipasi dini,” jelasnya (rd)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *