oleh

Dua Oknum KSU Karya Sami Rahayu Dan Makelar Mobil di Tetapkan Tersangka

BULELENG | Letternews.net — Gede Adi Jayadi selaku pelapor terhadap ketiga terlapor, yakni AS (36th) makelar mobil serta dua oknum koperasi IKS (31th) Manajer Koperasi dan WS (28th) selaku Sales dipolisikan terkait dugaan tindak pidana secara berturut-turut melakukan penipuan dan penggelapan sesuai surat tanda penerimaan laporan LP-B/159/XI/2019/BALI/RESBLL tertanggal 29 November 2019.

Para korban sangat mengapresiasi kinerja aparat Kepolisian, karena saat itu laporan segera ditindak lanjuti. Dengan melakukan pemanggilan terhadap dua terduga pelaku penipuan yang notabene adalah Manajer dan Sales KSU Karya Sami Rahayu. Senin, 13 April 2020

“Namun sayangnya setelah ada kabar P19 oleh Kejaksaan, hingga saat ini belum ada informasi lebih lanjutnya dari kepolisian perihal kasus yang kita laporkan,” kata Ketut Sumarta saat berbincang santai di Ds. Gunung Sari, Buleleng Senin (13/04) tadi pagi.

I Ketut Sumarta menambahkan, sangat memahami kondisi yang terjadi saat ini. Ditengah pandemi yang melanda. Namun dia sangat berharap kepada instansi terkait, agar segera menindak lanjuti laporan tersebut.

“Kami sangat menghormati dan menghargai kinerja aparat kepolisian. Kami pahami semua kinerja instansi-instansi pasti terhambat di tengah situasi saat ini. Pun demikian, empat bulan juga bukan waktu yang singkat. Sehingga kami sebagai korban, sangat berharap bahwa kasus yang menimpa kami segera keluar hasilnya,” ujarnya.

Hal ini bukanlah tanpa alasan. Mengingat kedua oknum terduga yang mempunyai kedudukan di KSU Karya Sami Rahayu dikhawatirkan akan melakukan perbuatan merugikan kepada orang lain.

“Itulah mengapa kita sebagai korban disini, memohon aparat agar segera bertindak agar tidak ada lagi korban seperti kita,” tegas Putu Wartika ayah Gede Adi Jayadi kepada Porosinformatif.

Dilain tempat, Porosinformatif mencoba mengklarifikasi di Polres Buleleng yang ditemui oleh Kasubbag Humas Polres Buleleng Iptu I Gede Sumarjaya, S.H.

“Atas perintah dari Kapolres Buleleng, saya menyampaikan bahwa kasus ini statusnya sudah dalam proses penyidikan dan menetapkan ketiga terlapor sebagai tersangka. Namun karena adanya kekurangan data, oleh kejaksaan masih di P19 kan,” katanya.

Kasubbag Humas Polres Buleleng diakhir sampaiannya menegaskan, akan sesegera mungkin diproses lebih lanjut dan diselesaikan. (tok/rd)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *