oleh

Aplikasi ‘The Chef’ Pertama Di Dunia Siap Dukung Industri Kuliner

Letternews.id, Denpasar — Industri kuliner mengalami perkembangan pesat beberapa tahun terakhir ini. Hal itu seiring perkembangan gaya hidup, kreativitas produk atau menu baru an perkembangan teknologi dan informasi. 


Yang tak bisa diabaikan dari perkembangan dunia kuliner adalah profesi chef yang menjadi ‘otak’ di balik perkembangan kuliner.

Managing Director Sentra Poin Katering Indonesia, Widijanto Heru Kusuma saat pemaparan mengenai aplikasi The Chef

Untuk menjadi chef andal bukan persoalan mudah. Selain keahlian memasak, juga dibutuhkan kreativitas, sensitivitas, dan banyak faktor lain yang tak kalah penting. Sadar akan hal tersebut, sejumlah chef profesional dan pelaku usaha di bidang F&B mendirikan perusahaan rintisan (startup) yakni aplikasi ‘The Chef’.

Managing Director Sentra Poin Katering Indonesia, Widijanto Heru Kusuma mengatakan, ‘The Chef’ bisa dibilang adalah pertama di dunia untuk aplikasi berbasis komunitas profesi yang berhubungan dengan dunia kuliner, food industry, data profil, sertifikasi kuliner, dan segala sesuatu yang mendukung generasi milenial untuk mengapresiasi karya ide yang ada. 

“The Chef ini bisa menjadi wadah bagi para chef untuk mengembangkan ide kreatif dan membagikan karya kreatifnya melalui fitur-fitur di dalam aplikasi, seperti fitur Chef Channel, dan juga fitur marketplace untuk para chef preneur,” katanya pada acara pre launching “The Chef’ di Bali, Sabtu (9/11/2019).

Dia menambahkan, beberapa chef dan pecinta kuliner muda seperti Chef Dinda, Chef Wildan, dan Widhijanto didapuk sebagai brand ambassador serta mewakili profil generasi muda untuk menyegarkan kancah kuliner online di dunia kuliner Indonesia. 

Sesuai tagline yang diangkatnya, yakni “we’re not just cooking, we’re create a soul”, lanjut dia, aplikasi tersebut akan mengakomodir segala kebutuhan masyarakat yang bergerak di indutri kuliner. 

“Seiring pesatnya perkembangan bisnis kuliner dan profesi chef, di industri ini banyak yang membutuhkan informasi terkait jasa chef profesional dan data mengenai rantai suplainya. Jadi kami menyediakan informasi dan wadah dari hulu ke hilir dan SDM-nya,” ujar Chef Widi. 

Brand Ambassador ‘The Chef’, Wildan Avessina mengatakan, beberapa fitur yang akan disediakan di aplikasi tersebut diantaranya adalah informasi lowongan pekerjaan, informasi profil chef bagi perusahaan yang membutuhkan, data event chef dan kegiatannya di seluruh Indonesia, termasuk marketplace produk dan peralatan yang berkaitan dengan bisnis makan dan minuman.

Managing Director Sentra Poin Katering Indonesia, Widijanto Heru Kusuma dan Presiden Indonesia Chef Asosiasi (ICA). Chef Henry Alexi Bloem menunjukan aplikasi The Chef

“Yang menarik, kami mengakomodir keinginan masyarakat untuk menjadi chef. Makanya kami menggelar charity hingga beasiswa atau pendanaan kepada mereka yang kurang mampu untuk dididik hingga menjadi chef profesional,” ujarnya.

Sementara grand launching ‘The Chef’ akan digelar di Jakarta pada 12 November 2019 mendatang. Setelah itu, aplikasi ini bisa diunduh di Google App Store maupun iOS. Dengan harapan 20 ribu pen download

“Aplikasi ini dibuat didasari oleh kecintaan para foundernya terhadap dunia kuliner dan atas perhatiannya terhadap kehidupan chef di Indonesia maupun dunia,” tandas. Chef Widijanto Heru Kusuma

Presiden Indonesia Chef Asosiasi (ICA). Chef Henry Alexi Bloem menyambut dan mendukung aplikasi The Chef ini, di masa sekarang bukan lagi sekedar makanan dan masakan. Era digitalisasi turut berdampak pada perluasan makna kuliner. Dari kegiatan masak memasak dan menikmati makanan, menjadi kata yang erat kaitannya dengan bisnis, trend, gaya hidup hingga kreativitas dan inovasi yang mengagumkan dalam mengolah dan menyajikan.

“Adanya banyak aplikasi menurut saya sangat membantu pengembangan usaha menengah dan pengusaha lemah. Bukan hanya restoran yang besar punya tempat, tapi restoran rumahan bisa juga terbuka pasarnya lewat aplikasi the chef ini,” tambahnya.



Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

11 komentar