oleh

Wakil Wali Kota Marseille Kunjungi Bali

Badung, Letternews.id – Wakil Wali Kota Marseille France Mr. Jean Roatta Datang Ke bali diundang oleh KJRI Marseille. Tujuan Beliau ke Bali adalah dalam rangkaian acara International  Relation and Indo and Euro – Mediteranian Cooperation. Selama berada di Bali Beliau Menyempatkan diri untuk Mengunjungi Museum Pasifika. Beliau berkunjung ke Museum Pasifika pada tanggal 27 Agustus 2019. Kedatangan beliau juga didampingi oleh  Bapak Kade Arimbawa Anggota DPD Bali dan disambut dengan sangat hangat oleh Pendiri Museum Pasifika Mr. Philippe Augier dan Bapak Gusti Ngurah Ardita selaku Managing Director ITDC .

Museum Pasifika menjadi salah satu tujuan kunjungan Mr.Jean Roatta karena Museum Pasifika Merupakan salah satu bentuk kerja sama cultural antara Prancis dan Indonesia.Dan Museum Pasifika dalah museum yang baru – baru ini telah mendapatkan penghargaan Bali Lestari serta satu – satunya museum yang mewakili Bali menjadi nominasi ISTA di tahun 2019 ini.

Dan sebagai satunya-satunya Museum Seni Asia Pasifik terbesar saat ini di wilayah Asia Pasifik, yang memiliki koleksi lebih dari 600 karya seni (terutama koleksi berupa lukisan) dari 200 artis dari 25 negara, merupakan suatu kehormatan tersendiri bagi pihak museum menerima kunjungan ini. Apalagi Museum Pasifika juga memiliki koleksi dari pelukis-pelukis Prancis, diantaranya adalah Bernard Jacque ,Le Douanier Rosseau (1844 – 1910), Lea Lafugie, Lacquer, Andre Maire Paul Gauguin and Bernard Buffet

Museum Pasifika sebagai wadah menampung karya-karya seni berkelas dunia dan berstandar internasional, tidak hanya menampilkan koleksi dari para seniman dari Eropa, yang beberapa sudah mempunyai nama dikancah internasional, sebut saja Paul Gauguin (Perancis), Le Mayeur (Belgia), Theo Meier (Swiss), Andre Maire (Perancis), Miguel Covarrubias (Meksiko) dan beberapa nama lainnya. Tapi juga menampilkan karya-karya dari para seniman di wilayah Asia Pasifik, seperti contohnya para artis dari Prancis Tersebut. Pun tak kalah membanggakan bila Museum Pasifika juga menampilkan karya-karya seni dari anak bangsa diantaranya karya Lempad (1862 – 1978), Raden Saleh (1811 – 1880), Affandi (1907 – 1990), I Gusti Ketut Kobot (1917).

Wakil Wali Kota Marseille Merasa sangat bangga ada warga negara Marseille yang menjalin hubungan erat melalui seni. Karena memang pendiri Museum Pasifika Mr.Philippe Augier adalah seseorang yang berasal dari Marseille prancis.

Diharapkan dengan adanya kunjungan Mr.Jean Roatta ke Museum Pasifika kali pertama ini, akan dapat membuka kesempatan untuk memajukan seni lebih banyak lagi khususnya cultural antara Prancis dan Indonesia. Ariek.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *